Kembali

 

Flow Analysis adalah analisa dan visualisasi terhadap Flow Data, yaitu data tentang pergerakan antara dua tipe lokasi geografis yang terhubungkan satu sama lain melalui jaringan tertentu. Tipe lokasi geografis tersebut adalah Origins, yaitu tempat asal pergerakan, dan Destinations, yaitu tujuan akhir dari pergerakan. Pergerakan tersebut dapat berupa orang, barang, jasa, bahkan pada era globalisasi, berupa pergerakan informasi.

Dalam bidang ilmu Kartografi, telah lama dikenal istilah Flow Maps, yaitu gabungan dari peta dan diagram yang menunjukkan pergerakan orang dan barang dari satu tempat ke tempat lain. Contoh dari Flow Maps tersebut dapat dilihat pada gambar di bawah ini.

 

 

Flow Analysis dapat diterapkan dalam pemodelan transportasi, dimana pergerakan antara Origins dan Destinations dialokasikan terhadap jaringan transportasi yang ada, misalnya terhadap jaringan jalan. Dengan menggunakan perangkat lunak yang mendukung Flow Anaysis, kita bisa melihat, volume pergerakan pada tiap ruas jalan berdasarkan data pergerakan yang ada. Dalam lingkup studi transportasi, Flow Analysis sangat berguna untuk melihat dampak dari kebijakan transportasi (mis: pembangunan jalan baru, penyediaan sarana transportasi umum, peningkatan kapasitas jalan, dll) terhadap volume kendaraan pada ruas jalan. Sebagaimana kita ketahui, penerapan kebijakan transportasi akan mempengaruhi karakteristik pergerakan yang ada sekarang, sehingga kita perlu untuk memprediksi dampak dari kebijakan tersebut terhadap karakteristik pergerakan, baik sekarang maupun di masa depan.

Flow Analysis juga dikaitkan dengan pemodelan transportasi 4 tahap (4-Step Transport Modeling), dimana Flow Analysis ini dapat dianalogikan sebagai tahap Traffic Assignment atau tahap terakhir dari pemodelan 4 tahap. Oleh karena itu, Flow Analysis dapat digunakan sebagai ganti dari pemodelan transportasi 4 tahap, jika data Trip Generation, Trip Distribution, dan Modal Split sudah kita ketahui. Di banyak negara maju, data mengenai pergerakan transportasi sudah dikelola dengan baik, sehingga ketika akan menerapkan kebijakan transportasi, pemodelan yang digunakan langsung menggunakan Traffic Assignment atau Flow Analysis. Perkembangan teknologi komputer telah memungkinkan pemanfaatan Flow Analysis dalam studi transportasi, yang contohnya dapat dilihat pada gambar berikut;

 


Perangkat lunak yang dapat mendukung Flow Analysis adalah Flowmap yang dikembangkan oleh Utrecht University, dan penjelasannya dapat dilihat pada halaman INI.