Kembali

 

Tutorial Raster Overlay berikut dikembangkan dengan menggunakan salah satu teknik analisa spasial pada GIS, yaitu teknik Conditional. Ilustrasi dari tutorial berikut adalah;

Kita ingin memperkirakan nilai lahan di Kabupaten Bangkalan berdasarkan dua variabel; Jarak dari kawasan perkotaan dan jarak dari pusat perdagangan. Sebagai dasar penilaian, pertama-tama kita mengambil beberapa sampel langsung dari lapangan, dimana setiap titik pengamatan dicatat koordinatnya agar bisa dipetakan dalam GIS. Pada tiap titik sampel, kita mengambil nilai lahan (Strategis, Kurang Strategis, dan Tidak Strategis). Setelah titik pengamatan tersebut diolah menjadi format GIS dan dimunculkan pada ArcMap, langkah berikutnya adalah menambahkan nilai Jarak dari Kawasan Perkotaan dan Jarak dari Pusat Perdagangan dengan menggunakan ekstensi Hawth’s Tools yang bisa didownload di SINI.  Setelah data Jarak dari Kawasan Perkotaan dan Pusat Perdangangan ditambahkan ke data titik pengamatan, langkah berikutnya adalah mengolah data tabular dari data titik pengamatan dalam Excel ataupun SPSS untuk mendapatkan persamaan matematis untuk memperkirakan nilai lahan. Berikutnya, dengan menggunakan Raster Calculator (Spatial Analyst), kita menghitung nilai lahan dengan menggunakan formula matematik tersebut. Data untuk tutorial ini dapat didownload dari SINI.


Video Tutorial di atas dapat didownload di SINI.